Home

BANDUNG, fmipa.itb.ac.id – ITB memberikan Ganesha Widya Jasa Adi Utama pada Matematikawan Perancis Cedric Villani. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Rektor ITB dalam acara 5th International Conference on Research and Education in Mathematics pada Minggu (23/10/11) bertempat di Aula Barat ITB.

Penghargaan Ganesha Widya Jasa Adi Utama merupakan penghargaan yang tertinggi dari ITB atas jasa dan kontribusi seseorang pada ilmu pengetahuan. “Cedric Villani dinilai memiliki jasa yang sangat besar dalam bidang matematika melalui riset yang ia lakukan,” ujar Rektor ITB Prof. Akhmaloka.

Riset Villani juga mengantarnya meraih Fields medal pada tahun 2010. “Fields medal merupakan penghargaan tertinggi di bidang matematika yang setingkat nobel,” ungkap Ketua ICREM V Prof. Edy Tri Baskoro. Penghargaan ini diberikan selama empat tahun sekali pada International Congress of Mathematical Union. Sebelum meraih Field Medal, ia juga memperoleh penghargaan lain diantaranya Henri Poincare Prize (2009),Fermat Prize (2009) dan Prize of the European Mathematical Society (2008). “Penghargaan ini berarti bagi saya, ini begitu menyentuh,” papar Villani ketika diwawancara disela acara ICREM5.

Sebelum mendapat penghargaan ITB, profesor lulusan Ecole Normale Superieriure ini memberikan kuliah mengenai risetnya yang berjudul “Optimal transport, from Economimc to Physics to Geometry to Economics”.

Riset ini membahas mengenai masalah Monge Kantorovich yang berhubungan dengan fisika melalui mekanika fluida dan persamaan difusi, serta memiliki relasi dengan geometri diferensial dalam matematika. “Sampai pada akhirnya dalam riset yang saya lakukan, secara tidak terduga saya menemukan kemunculan permasalahan yang juga muncul dalam bidang ekonomi,” ujar Villani.

Dalam karyanya, Villani pun telah memberikan landasan matematika yang kokoh untuk konsep entropi. Risetnya memberikan pemahaman yang lebih mendalam atas proses-proses fisika yang melibatkan entropi. "Jasa Villani di bidang matematika dan fisika sangat besar," ujar Edy Tri Baskoro.

Guru Besar Matematika ITB ini melanjutkan, “Kontribusi Villani memang berawal di bidang matematika. Namun karyanya tersebut tidak hanya dipakai untuk menyelesaikan masalah di bidang matematika saja.” [hs]

 
Polling
Apakah web ini membantu keperluan Anda?
 
Indonesian English French German Malay

QR Code http://www.fmipa.itb.ac.id

pasangkan kode ini untuk publikasi http://www.fmipa.itb.ac.id yang lebih mudah.

Multimedia
  • Agenda
  • Weather
  • Profil FMIPA
No events
Login Webmail FMIPA
Jstats